Hidup kian lama kian mahal, itulah yang mengakibatkan banyak kriminalitas merajalela, namun kriminalitas yang dilakukan oleh mahasiswa ini dikarenakan gaya hidup yang membuatnya nekad melakukan aksi pencurian
Mahasiswa dari salah satu Universitas swasta di jember ini berhasil ditangkap polisi dengan mengamankan Barang Bukti HP dari berbagai merek, diantaranya Samsung J7 Prime, Oppo type A57, Iphone 5, cincin emas dari hasil penjualan HP, Kamera merek Samsung, HP Samsung Duos, HP Oppo F1S serta tiga laptop dari berbagai merek. Hasil dari kejahatan yang dilakukan pelaku untuk foya-foya dan membeli perhiasan (Jatimtime, 12/01/2018)
Tidak hanya itu, tak bisa dipungkiri, walaupun Jember mendapat julukan sebagai Kota Santri, namun rentetan kriminalitas di jember tak surut berhenti, kasus terbaru Obat keras dan berbahaya (okerbaya) diedarkan oleh seorang pelajar (prosalina, 12/01/2018), miras yang dimusnahkan oleh Polres Jember sebanyak 6700 botol, 3270 obat keras berbahaya, dan menciduk 230 tersangka, baik tersangka kasus premanisme, maupun kasus peredaran narkoba (prosalina, 27/12/2017), kemudian adanya kasus LGBT dan masih banyak lagi di jember.
Kasus demi kasus mencuat, dan tersangka paling banyak didominasi oleh remaja, yang notabene generasi penerus bangsa. Sebenarnya apa yang terjadi dengan para generasi jember ini? tak lain gempuran liberalisme telah menyebar di kalangan generasi jember, para generasi jember pun terhanyut olehnya hingga salah dalam melangkah dan mempunyai tujuan hidup yang salah arah.
Lalu apa solusi yang tepat untuk para generasi khususnya di jember? Solusi yang tepat untuk para generasi yaitu yang pertama adalah perisai diri dan keluarga, karena awal pendidikan diberikan oleh keluarga, yang kedua perisai lingkungan dan masyarakat, karena tidak bisa dipungkiri lingkungan dan masyarakat juga mempengaruhi tumbuh dan pola pikir dalam kehidupan kita, dan yang ketiga kita butuh perisai negara, karena dapat mengantisipasi kriminalitas secara sistemik. Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda : “Imam (pemimpin) itu laksana perisai. Umat akan diperangi dari belakangnya dan akan dijaga olehnya. Jika ia memerintahkan taqwa kepada Allah dan berbuat adil, maka ia akan mendapatkan pahala (yang sangat besar). Namun jika ia memerintahkan selain itu, maka ia akan berdosa karenanya.” (HR. Muslim).
Jember yang notabene mayoritas muslim, pasti mudah menerima islam. sebagai solusi untuk menuntaskan kriminalitas. Sungguh telah terbukti Islam mengarahkan potensi para generasi terdahulu menjadi produktif untuk dunia dan akhirat. misalnya saja ada Imam Syafi’i yang hafal Al Quran pada usia 9 tahun dan masih banyak lagi.
Jadi, hanya dengan penerapan Islam secara keseluruhan, Islam akan mendorong terwujudnya berbagai kemashlahatan serta mencegah berbagai tindakan kriminal yang merusak terutama di jember kota santri.
Wallohu a’lamu bishshowwaab.
oleh: Umi Nafilah, S.Pd (Pengajar dan penulis)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar